DIKLAT PRANATA KOMPUTER TAHUN 2018

  

   

Pada saat ini di BKDIKLATDA tengah berlangsung Diklat Pranata Komputer di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga Tahun 2018 sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas dan profesionalitas aparatur pemerintah dalam merespon perubahan yang semakin cepat. Pelaksanaan diklat dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan tanggal 9 s.d. 17 April 2018 dan untuk gelombang II akan dilaksanakan pada tanggal 19 s.d. 27 April 2018.

Acara Diklat dibuka oleh Walikota Salatiga pada tanggal 9 April 2018. Didalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Salatiga sudah mulai memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk mempermudah pekerjaan. berharap peserta dapat menjadi pioneer dalam penciptaan sistem informasi pemerintahan yang berkualitas. Selain itu juga diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan baru yang didapatkan dalam kegiatan ini pada unit kerja masing-masing.

PENGAMBILAN SUMPAH/JANJI JABATAN DAN PELANTIKAN PNS DALAM JABATAN FUNGSIONAL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA SALATIGA

SALATIGA – pada hari Rabu tanggal 21 Maret 2018, Walikota Salatiga  Yuliyanto,SE.,MM  mengambil sumpah/janji jabatan dan melantik Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dalam Jabatan Fungsional sebanyak 21 orang. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Pertemuan Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Kota Salatiga. dan disaksikan oleh  Sekretaris Daerah Kota Salatiga Drs. Fakruroji, Kepala BKDiklatda Kota Salatiga Dra. Gati Setiti, M.Hum, serta Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan pada periode Maret 2018 ini terdiri dari beberapa Jabatan Fungsional yang terdiri dari Auditor sebanyak 4 orang, Tenaga Kesehatan sebanyak 6 orang, Pranata Komputer sebanyak 2 orang, Jabatan Fungsional P2UPD sebanyak 1 orang, Penilik PAUD dan PNFI sebanyak 2 orang, Pengawas Sekolah sebanyak 3 orang serta Pranata Humas sebanyak 3 orang.

Dalam sambutannya Walikota Salatiga menyampaikan harapan agar Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dan diambil sumpah /janji dalam Jabatan Fungsional dapat meneguhkan niat dan tekad untuk menjadi teladan, baik dalam menjalankan tugas maupun sebagai anggota masyarakat, Semua itu jelas tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas kerja sehari-hari dengan mengembangkan disiplin, profesionalisme, perilaku serta prestasi kerja. Pada akhir kegiatan ini, Walikota memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang telah dilantik diikuti para undangan lainnya .

Penyerahan Secara Simbolis SK Kenaikan Pangkat Periode 1 April 2018

SALATIGA – pada hari Senin tanggal 19 Maret 2018, Walikota Salatiga  Yuliyanto,SE.,MM  menyerahkan secara simbolis SK Kenaikan pangkat  periode 1 April 2018 kepada dua (2) orang perwakilan pegawai, masing-masing kepada Suharyono,SH ( perwakilan PNS non struktural ) dan Ari Setyawati,S.Sos (perwakilan PNS Struktural) bertempat di halaman Pemerintah Kota Salatiga. Penyerahan didampingi oleh  Sekretaris Daerah Kota Salatiga Drs. Fakruroji dan Kepala BKDiklatda Kota Salatiga Dra. Gati Setiti, M.Hum.

Untuk periode 1 April 2018 ini berkas usulan yang masuk sebanyak 360 berkas terdiri dari golongan ruang IV/c sebanyak 9 berkas, golongan ruang IV/a dan IV/b sebanyak 24 berkas, dan golongan ruang III/d ke bawah sejumlah 327 berkas. Sementara itu, terdapat 225 Surat Keputusan yang telah siap untuk diserahkan, yakni 144 SK untuk golongan III, 61 SK untuk golongan II dan 20 SK untuk golongan I. Sedangkan sisanya masih dalam proses penyelesaian oleh Kanreg I BKN Yogyakarta, BKD Provinsi Jawa Tengah dan BKN Pusat sebanyak 135 berkas.

Dalam sambutannya Walikota Salatiga berpesan kepada seluruh PNS yang menerima SK Kenaikan Pangkat, dengan kenaikan pangkat ini hendaknya sebagai motivasi dalam menjalankan amanah kerja secara profesional dan penuh integritas. Kenaikan pangkat merupakan penghargaan atas prestasi dan dedikasi pegawai negeri sipil dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya. Terlebih lagi, terkait dengan  dinamika tantangan tugas yang semakin kompleks, diharapkan profesionalisme ASN dapat meningkat dan pelayanan ke masyarakat bisa lebih baik lagi.

“Budaya disiplin aparatur sebagai hal yang fundamental dan harus ditingkatkan, apabila dikaitkan dengan capaian target kinerja nantinya bisa mewujudkan  aparatur yang jujur bertanggung jawab dan berintegritas” tambahnya.