76 PNS Naik Pangkat

BALAIKOTA – Sebanyak 76 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemkot Salatiga naik pangkat. Surat Keputusan Kenaikan Pangkat tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Walikota Salatiga, Muh Haris dalam Apel Luar Biasa di Halaman Pemkot, Senin 18/09.

Dalam sambutannya, Wawali mengingatkan agar para PNS dapat memaknai SK Kenaikan Pangkat tersebut dengan baik. “Tidak akan berarti kenaikan pangkat Anda, apabila Anda tidak dapat mengemban tugas dan pekerjaan lebih baik dari sebelumnya. Tunjukkan kinerja terbaik, jangan hanya terjebak pada rutinitas sehari-hari saja,” pesan Muh Haris.

Wawali juga menjelaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan dorongan untuk meningkatkan prestasi dalam mengemban amanah sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. “Syukurilah penghargaan ini, dan wujud syukur tersebut disamping diikrarkan kepada Tuhan, hendaknya juga direalisasikan dalam tindakan nyata, kerja keras dan disiplin,” imbuh Muh Haris.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKDiklatda) Kota Salatiga, Gati Setiti menjelaskan bahwa total jumlah usulan kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2017 tersebut sebanyak 170 berkas.

“Usulan kenaikan pangkat sebanyak 170 berkas, namun yang telah siap diserahkan ada 76 SK. Adapun rinciannya adalah Golongan IV 12 SK, Golongan III 38 SK dan Golongan II sebanyak 26 SK. Sedangkan sisanya masih dalam proses penyelesaian oleh Kanreg I BKN Yogyakarta, BKD Provinsi Jawa Tengah dan BKN Pusat sebanyak 94 berkas,” urai Gati Setiti.

Penerima SK Kenaikan pangkat secara simbolis tersebut adalah Aditya Bagas Ranggajaya mewakili PNS struktural dan Dwiratna Nurani mewakili PNS non struktural. (salatigakota.go.id)

TEMU ALUMNI PUSBINDIKLATREN

Dalam rangka menjalin jejaring alumni karyasiswa Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan Perencana (Pusbindiklatren) dan Overseas Training Office (OTO) Bappenas, baik alumni diklat gelar dan non-gelar melalui program APBN, PHRD, SPIRIT dan lainnya akan menyelenggarakan forum Temu Alumni Pusbindiklatren Bappenas pada tanggal 1 s.d 2 November 2017 di Ruang Birawa Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto Kav. 71 – 73, Jakarta Selatan.

Untuk menghadiri kegiatan ini, alumni diwajibkan mendaftar melalui website www.pusbindiklatren. Bappenas.go.id/temu_alumni sebelum tanggal 13 Oktober 2017. Selanjutnya Pusbindiklatren akan menghubungi alumni setelah proses verifikasi.

Biaya tiket pulang pergi dan penginapan peserta menjadi tanggung jawab instansi masing-masing, Pusbindiklatren hanya menyediakan konsumsi selama kegiatan tersebut. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sdr. Karyoto (08131068230), Sdri Nita Agustin (081807077477), Sdri Feita Puspita Murti (081233300711) atau melalui email karyoto@bappenas.go.id.

Penyerahan SK CPNS dari Program Tenaga Hari Lepas – Tenaga Bantu (THL-TB) Penyuluh Pertanian

Pada hari ini Selasa, 5 September 2017 bertempat diruang Kepala BKDIKLATDA Kota Salatiga telah diserahkan  SK CPNS  dari Program Tenaga Hari Lepas – Tenaga Bantu ( THL-TB ) Penyuluh Pertanian sebanyak 2 orang, atas nama : Yonindra Kurniasari,SP dan  Rusli,Amd. SK CPNS tersebut diserahkan secara langsung oleh Kepala BKDIKLATDA ( Dra. Gati Setiti,M.Hum ).  Pengangkatan CPNS dari THL-TB ini merupakan program pengecualian disaat Pemerintah sedang melaksanakan moratorium CPNS, hal tersebut karena kebutuhan pegawai yang mendesak dalam rangka mendukung program Nawacita, yaitu utamanya dibidang swasembada pangan dan untuk meningkatkan hasil pertanian secara menyeluruh.

Pengangkatan tersebut diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Menteri Pertanian (Mentan), yang diwakili oleh Kepala Badan Penyuluhan dan pengembangan SDM Pertanian dengan 449 Bupati/ Walikota 34 provinsi dalam rangka pelaksanaan pengadaan CPNS Penyuluh Pertanian yang berasal dari Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian pada Jum’at, 2 September 2016 di Auditorium Gedung F Kantor Pusat Kementerian Pertanian.

Pada kesempatan yang sama Kepala BKDIKLATDA berpesan agar CPNS yang baru saja menerima SK dapat benar-benar mengabdikan diri sepenuhnya kepada Pemerintah Kota Salatiga. Sehingga diharapkan para Penyuluh Pertanian ini dapat memberikan kontribusi  untuk memajukan sektor pertanian ditempat mereka bertugas nantinya. Penyuluh Pertanian yang saat ini baru saja menerima SK CPNS masih dalam masa percobaan selama 1 tahun.  Apabila ternyata selama 1 tahun tersebut berdasarkan penilaian ternyata tidak memenuhi syarat maka CPNS yang bersangkutan tidak dapat diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil ( PNS). Oleh karena itu diharapkan sebagai CPNS harus bisa menjadi tauladan yang baik bagi masyarakat sekitar, meningkatkan etos kerja serta meningkatkan disiplin pegawai sebagaimana yang tertuang dalam PP No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Foto

[collapse]