Diklat Pelatihan Dasar CPNS Pemerintah Kota Salatiga Tahun 2019

Pemerintah Kota Salatiga telah menerima 266 orang yang terdiri dari 60 formasi umum Golongan II, 205 orang mengisi formasi Golongan III dan 1 orang mengisi formasi dari K-2 pada proses seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun anggaran 2018.

Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diangkat pada tahun 2018 sesuai dengan Undang – Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara diwajibkan mengikuti dan lulus Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS sebagai salah satu syarat untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil. Pelatihan dasar ini wajib diberikan oleh pemerintah dalam masa satu tahun sejak pengangkatan CPNS tersebut. Peraturan pelaksanaan tentang Latsar CPNS ini dituangkan dalam Peraturan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Nomor 12 Tahun 2018.

Peraturan LAN Nomor 12 Tahun 2018 merupakan peraturan pengganti dari peraturan LAN sebelumnya tentang pelaksanaan Latihan Dasar CPNS. Pada Peraturan LAN yang baru ini terdapat beberapa perubahan yang signifikan dalam pelaksanaan kegiatan Latsar CPNS. Perbedaan yang sangat jelas adalah dari waktu pelaksanaan, di mana sebelumnya Latsar CPNS diselenggarakan selama 113 Hari Kerja atau setara dengan 1.141 Jam Pelajaran, namun dengan Peraturan LAN yang baru penyelenggaraan Latsar CPNS hanya selama 51 hari atau setara dengan 511 Jam pelajaran. Hal ini untuk mengantisipasi jumlah CPNS hasil seleksi di tahun 2018 yang sangat banyak hingga ratusan ribu orang.

Kegiatan Latsar CPNS yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Salatiga bekerja sama dengan BPSDMD Provinsi Jawa Tengah dan berdasarkan peraturan yang ada mengharuskan setiap CPNS yang melaksanakan kegiatan habituasi harus dapat menghasilkan output yang jelas dan terukur, tidak hanya sekedar melaksanakan kegiatan sesuai tugas dan fungsinya saja. Setiap out put harus sesuai dengan rancangan aktualisasi yang sudah dibuat.  Latsar CPNS kali ini memang mengharuskan setiap CPNS dapat menghasilkan sesuatu yang nyata baik produknya maupun manfaat yang ada pada produk tersebut. Hal ini mirip – mirip dengan Proyek Perubahan pada kegiatan DiklatPim, namun dalam skala yang lebih sederhana.

(more…)

Penyerahan Secara Simbolis SK Kenaikan Pangkat Periode 1 Oktober 2019

Salatiga, pada hari  Senin  tanggal 30 September 2019 Walikota Salatiga Yulianto,SE,MM menyerahkan secara simbolis SK Kenaikan Pangkat periode 1 Oktober 2019 kepada 3 (tiga) orang perwakilan ASN

  1. SISWO HARTANTO,SE,M.Si (Sekretaris Badan Keuangan  Daerah Kota Salatiga) Perwakilan simbolis ASN golongan IV
  2. NUR IKHWAN,S,STP (Analis Protokol pada Bagian Umum Setda) Perwakilan simbolis ASN golongan III
  3. ATIK WAHYUNINGSIH (Pengadministrasi Umum  pada Dinas Kepemudaan dan Olah Raga Kota Salatiga) Perwakilan simbolis ASN golongan II

Bertempat di Halaman Pemerintah Kota Salatiga, Penyerahan didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Salatiga Drs. FAKRUROJI dan Kepala BKDiklatda Kota Salatiga Drs. MUTHOIN, M.Si

Untuk Periode 1 Oktober 2019 berkas usulan yang masuk sebanyak 186 berkas terdiri dari golongan ruang IV/c sebanyak 3 berkas, golongan ruang IV/a dan IV/b sebanyak 49 berkas dan golongan ruang III/d kebawah sejumlah 134 berkas.

SK Kenaikan Pangkat yang telah siap diserahkan sejumlah 171 SK, terdiri atas :

  1. Gol IV : 37 SK
  2. Gol III : 122 SK
  3. Gol II : 12 SK

Sedangkan sisanya sebanyak 15 berkas masih dalam proses penyelesaiannya oleh BKN Pusat dan Kanreg I BKN Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Walikota Salatiga menyampaikan bahwa Kenaikan pangkat hendaknya menjadi motivasi bagi ASN dalam menjalankan amanah kerja secara profesional dan penuh integritas.

Kenaikan pangkat merupakan penghargaan atas prestasi dan dedikasi Pegawai Negeri Sipil dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya. Terlebih lagi terkait dengan dinamika tugas yang semakin kompleks diharapkan profesionalisme PNS dapat meningkat dan pelayanan masyarakat bisa lebih baik lagi.

 

Uji Kompetensi Manajerial Seleksi Terbuka JPT Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga Tahun 2019

Surakarta – Sesuai Peraturan Menteri Pendayag  unaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 15 Tahun 2019 tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi secara Terbuka dan Kompetitif di Lingkungan Instansi Pemerintah, salah satu persyaratan untuk dapat diangkat dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama adalah memiliki Kompetensi Manajerial, Kompetensi Teknis dan Kompetensi Sosial Kultural sesuai dengan Standar Kompetensi Jabatan yang ditetapkan. Pada tanggal 23 sampai dengan 25 September 2019 Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Salatiga bekerjasama dengan LPPM Universitas Sebelas Maret Surakarta menyelenggarakan Uji Kompetensi bagi Pelamar Seleksi Terbuka JPT Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga yang telah memenuhi persyaratan administrasi. Sebagaimana Pengumuman Ketua Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama Nomor 003/PANSEL-JPT/IX/19 tanggal 3 September 2019, Pemerintah Kota Salatiga telah membuka pendaftaran JPT Pratama yang lowong, yaitu Kepala Dinas Pertanian, Staf Ahli Walikota Bidang Hukum dan Pemerintahan, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, dan Asisten Administrasi Umum Sekda. Berdasarkan hasil seleksi administrasi, terdapat 21 peserta yang lolos dan berhak mengikuti tahapan selanjutnya, yaitu Uji Kompetensi.

Acara ini diawali dengan pembukaan oleh Walikota Salatiga, Yulianto, SE. MM. dalam sambutannya Walikota salatiga menjelaskan bahwasannya JPT Pratama haruslah diisi oleh pejabat yang benar-benar memiliki kompetensi dan wawasan yang mumpuni di bidangnya. Selain itu Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama juga harus memiliki skill yang baik sehingga dapat melaksanakan fungsi koordinasi, baik ke tingkat atas maupun dengan pejabat di bawahnya.

Walikota yakin bahwasannya peserta uji kompetensi ini merupakan pejabat dengan kualifikasi yang tinggi, dan tidak perlu diragukan lagi integritas serta dedikasinya terhadap Kota Salatiga. Hasil dari uji kompetensi ini akan menjadi bahan pertimbangan bagi Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama dalam menentukan peserta yang lolos ke tahapan selanjutnya. Walikota Salatiga berharap bahwa siapapun yang lolos seleksi adalah mereka yang benar-benar kompeten di bidangnya.

Setelah acara pembukaan ditutup, kegiatan diserahkan sepenuhnya kepada Tim Assessor dari UNS Surakarta selama dua hari kedepan.