Penyerahan Secara Simbolis SK Kenaikan Pangkat Periode 1 Oktober 2018

SALATIGA – Senin tanggal 17 September 2018, Walikota Salatiga  Yuliyanto, SE., MM menyerahkan secara simbolis SK Kenaikan pangkat  periode 1 Oktober 2018 kepada 3 (tiga) orang perwakilan pegawai masing-masing kepada Ansori, SE (perwakilan PNS Jabatan struktural), Carlia Eriani, A.Md (perwakilan PNS Jabatan Fungsional) dan Aga Prawidya Harjono, S.STP (perwakilan PNS Jabatan Fungsional Umum) bertempat di halaman Pemerintah Kota Salatiga yang didampingi oleh Kepala BKDiklatda Kota Salatiga Drs. Muthoin, M.Si. Untuk periode 1 Oktober 2018 ini berkas usulan yang masuk sebanyak 327 berkas terdiri dari golongan ruang IV sebanyak 41 berkas, dan golongan ruang III/d ke bawah sejumlah 261 berkas.

Dalam sambutannya Walikota Salatiga berpesan kepada seluruh PNS yang menerima SK Kenaikan Pangkat ini harus memahami bahwa kenaikan ini merupakan sebuah bentuk penghargaan atas prestasi kerja PNS dalam melaksanakan tugas dan pengabdian. “saya harap agar kenaikan pangkat ini disikapi dengan penuh rasa syukur. Bisa dijadikan cambuk semangat untuk melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya. PNS harus memahami aturan yang ada, jangan sampai melanggar kedisiplinan PNS sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010,” Jelasnya.

Sementara itu sehari setelah penyerahan SK Kenaikan Pangkat secara simbolis di halaman Pemerintah Kota Salatiga, tepatnya tanggal 18 September 2018 dalam acara Rapat Koordinasi Kenaikan Pangkat yang bertempat di Aula BKDiklatda Kota Salatiga telah diserahkan SK Kenaikan Pangat periode 1 Oktober 2018 kepada para Pengelola Kepegawaian di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga oleh Sekretaris BKDiklatda Kota Salatiga Dra. Maskuroh Fitriyati, M.Pd mewakili Kepala BKDiklatda. Adapun SK Kenaikan Pangkat yang diserahkan sebanyak 144 Surat Keputusan yakni terdiri dari 23 SK untuk golongan IV dan 121 SK untuk golongan III/d kebawah, sedangkan sisanya masih dalam proses penyelesaian oleh Kanreg I BKN Yogyakarta, BKD Provinsi Jawa Tengah dan BKN Pusat sebanyak 183 berkas.

Sosialisasi Baznas

pada tanggal 29 Agustus 2018, telah dilaksanakan sosialisasi terkait zakat profesi oleh Kepala Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Salatiga di kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Salatiga (BKDIKLATDA). acara ini dibuka oleh Ibu Sekretaris BKDIKLATDA Kota Salatiga dan materi disampaikan langsung oleh Kepala Baznas Kota Salatiga.
Sosialisasi ini ditujukan kepada seluruh pegawai beragama islam di BKDIKLATDA agar lebih memahami pentingnya mengeluarkan zakat, utamanya zakat profesi sebesar 2,5% dari penghasilan bulanan. setelah sosialisasi ini, setiap ASN beragama islam bisa langsung mendaftarkan diri untuk mendapatkan fasilitas/kemudahan dalam membayar zakat profesi melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di masing-masing SKPD.

BKN : Syarat PNS Mendapatkan Pensiun Minimal Memiliki Masa Kerja 10 Tahun

Berkenaan dengan banyaknya usul pengajuan pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berasal dari Tenaga Honorer, Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui surat bernomor D.26-30/V.1028/99 tertanggal 26 Juli 2018, yang ditandatangani oleh Deputi Bidang Kepegawaian Kepala BKN, Aris Windiyanto, memberikan penjelasan sebagai berikut:

Sesuai Pasal 6 ayat (3) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1969 tentang Pensiun Pegawai dan Pensiun Janda/Duda Pegawai ditentukan, bahwa waktu menjalankan kewajiban negara dalam kedudukan lain dari pada pegawai negeri, dihitung penuh apabila yang bersangkutan pada saat pemberhentiannya sebagai pegawai negeri telah bekerja sebagai pegawai negeri sekurang-kurangnya selama 5 (lima) tahun.

Deputi Kepegawaian Kepala BKN itu juga menunjuk pada Pasal 18 Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1979 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil, ditentukan bahwa Pegawai Negeri Sipil yang diberhentikan dengan hormat sebagai PNS karena mencapai Batas Usia Pensiun berhak atas pensiun apabila ia memiliki masa kerja pensiun sekurang-kurangnya selama 10 (sepuluh) tahun.

Selain itu, dalam Pasal 305 huruf (c) Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, lanjut Aris, ditentukan bahwa Jaminan Pensiun diberikan kepada PNS yang diberhentikan dengan hormat karena mencapai Batas Usia Pensiun apabila telah memiliki masa kerja untuk pensiun paling sedikit 10 (sepuluh) tahun.

“Berdasarkan ketentuan tersebut dapat kami sampaikan, bahwa Pegawai Negeri Sipil yang diberhentikan dengan hormat karena mencapai Batas Usia Pensiun, dapat diberikan pensiun apabila telah mempunyai masa kerja pensiun paling sedikit 10 (sepuluh) tahun,” jelas Aris.

Termasuk dalam masa kerja dimaksud, menurut Deputi Kepegawaian Kepala BKN itu, sebelum diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil dengan ketentuan pada saat pemberhentiannya telah bekerja sekurang-kurangnya selama 5 (lima) tahun sebagai Pegawai Negeri Sipil.

Bagi Pegawai Negeri Sipil yang diberhentikan dengan hormat sebagai PNS karena mencapai Batas Usia Pensiun tetapi belum memiliki masa kerja sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun sebagai Pegawai Negeri Sipil, Aris menegaskan, yang bersangkutan tidak berhak diberikan pensiun.

Surat tersebut ditujukan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi Pusat dan Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi Daerah. (Humas BKN/ES)

Sosialisasi Jabatan Fungsional Di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga Tahun 2018

AULA KALOKA:  Senin, 27 Agusutus 2018 bertempat di Aula Kaloka BK Diklatda Kota Salatiga dilaksanakan Sosialisasi Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga, dengan peserta sejumlah 70 orang terdiri dari para pengelola kepegawaian SKPD se-Kota Salatiga, Kegiatan Sosialisasi ini dibuka oleh Ibu Sekretaris BKDiklatda MASKUROH FITRIYATI, M.Pd Mewakili Kepala BKDiklatda Kota Salatiga.adapun untuk Narasumber Bapak Dr. Ir. ASWIN EKA ADHI, M.Si Direktur Kompensasi Aparatur Sipil Negara Badan Kepegawaian Negara.

Tujuan diadakannya sosialisasi ini adalah memberikan gambaran kepada pengelola Kepegawaian SKPD se-Kota Salatiga mengenai Jenis, Nilai dan Kelas Jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN).